Sasar 3 RS di SoE, YPKM Donasikan APD untuk Tim Medis

 679 total views,  2 views today

SoE, GoNTT.com Yayasan Pelita Kehidupan Masyarakat (YPKM)  SoE, kembali menyalurkan sejumlah alat pelindung diri (APD) di tiga rumah sakit di Ibu Kota Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), NTT,  Sabtu (25/4/2020).

Dalam aksi kemanusiaan itu, YPKM kembali menyalurkan sebanyak 65 unit baju Hazmat, 75 pasang Shoe cover, 65 lembar masker N95 serta 45 botol hand sanitizer ukuran 110 mililiter.

Bantuan kemanusiaan tersebut diberikan  kepada tiga rumah sakit yakni Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) SoE, Rumah Sakit Kristen Umemanekan SoE dan Rumah Sakit Umum Muder Ignasia.

Direktris RSUD SoE, dr. Ria Tahun mengatakan, bantuan  yang diberikan YPKM bukan kali yang pertama. Sebab, YPKM sudah beberapa kali mengunjungi Rumah Sakit tersebut untuk memberikan bantuan penanganan Covid- 19
dengan  yang diwujudkannya lewat inovasi yang sangat menyentuh pada kehidupan masyarakat.

“Ini gelombang keempat (YPKM menyalurkan bantuan). Gelombang pertama yakni dengan menghadirkan tandon air bersih sehingga masyarakat bisa memanfaatkan untuk mencuci tangan. Selanjutnya diikuti dengan  berbagai inovasi-inovasi yang sangat membantu,” ujar Ria.

Ria mengaku sangat berterima kasih atas berbagai donasi yang diterima pihak RSUD SoE. Menurutnya, melalui donasi-donasi yang diberikan berbagai pihak termasuk YPKM, sejauh ini sangat membantu tenaga medis dalam pemenuhan APD.

Ia menuturkan, sampai saat ini, APD sangat langka didapatkan yakni masker N95. Pasalnya, masker N95 tersebut dibutuhkan oleh para tenaga medis. Jika tidak, para tenaga medis harus menggunakan masker medis biasa sebanyak empat lembar, ini menyulitkan untuk bernapas.

“Yang sulit didapatkan sampai saat ini adalah masker N95, karena harganya Rp 180.000 per lembarnya, dan hari ini kami bias dapat dari YPKM” jelasnya.

Sementara itu, Direktur Rumah Sakit Kristen Umemanekan SoE, dr. Jordan Lulupoy  mengapresiasi aksi kemanusiaan yang dilakukan YPKM.

Menurutnya, sebelum pandemi c
Covid-19, YPKM telah memberikan berbagai sumbangan bagi Rumah Sakit Kristen Umemanekan SoE.

Ia menilai, aksi yang dilakukan YPKM sangat tepat sasaran dan masyarakat benar-benar dapat memanfaatkan bantuan dari YPKM.

“Misalnya sarana cuci tangan ini tidak hanya dimanfaatkan oleh para pasien tapi juga keluarga pasien yang datang juga bisa memanfaatkan untuk mencuci tangan,” ungkap Jordan.

Atas bantuan APD yang diberikan YPKM, Jordan sangat berterima kasih. Menurutnya, dengan  tambahan APD yang diperoleh, bisa dipergunakan beberapa waktu kedepannya.

“Kami sangat berterima kasih kepada YPKM yang sangat membantu kami dengan  APD ini. Terutama masker N95 yang sangat sulit diperoleh,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua YPKM, Sandy Rupidara yang menyerahkan langsung bantuan  APD ke tiga Rumah Sakit di Kota SoE tersebut menyampaikan bahwa bantuan APD yang disalurkan, didapatkan YPKM melalui mitra yaitu Yayasan Bhinneka Bakti Nusantara di Jakarta sedangkan botol Spray untuk handsanitazer diperoleh dari mitra Yayasan Kebun Anggur.

Rupidara mengungkapkan bahwa pandemi  Covid-19 saat ini merupakan tanggung jawab semua elemen dalam upaya pemutusan penyebaran covid-19.

“Kita mau sama-sama dengan  seluruh masyarakat TTS melewati pandemi Covid-19 ini dengan  harapan tidak ada korban diantara kita, karena itu mari kita buat daerah ini berbeda dengan daerah lain, tidak boleh saling menyalahkan, apalagi menyalahkan pemerintah,” terangnya.

Putusnya rantai Covid-19 butuh kesadaran semua pihak terutama masyarakat dengan menerapkan pola hidup sesuai yang di arahkan oleh pemerintah,” tegas Rupidara.

Merespon keluhan dari direktris RSUD SoE, Rupidara berjanji akan coba membangun koordinasi dengan mitra agar kebutuhan masker N95 bagi Rumah Sakit bias tercukupi guna kelancaran pelayanan dari pihak rumah sakit dalam pemutusan mata rantai penyebaran Covid-19.

Selain memberikan bantuan APD, YPKM juga telah memberikan dukungan berupa cairan disinfentan sebanyak 1000 liter kepada pemerintah desa Pusu untuk penyemprotan 568 rumah dan lingkungan di tersebut.

Penulis: Irfan Hoi